Wanita, tawanya ceria dunia
Tangisnya gemuruh mendunk langit
Ia lah bunga yang selalu mekar dengan hanya tersenyum
Tanpa kata pun semakna asa
Kala cinta menyentuh sanubarinya
Seolah menanam tunas baru dalam kehidupannya
Bertahan kala musim berganti
Pernahkah kau pahami arti senyumnya ??
Adakah ia bahagia kala kau rasa kau miliki hatinya ??
Atau kah ia hanya bermain sandiwara
Kadang terlalu susah kita bedakan auranya
Entah apa warna hatinya
Hingga terselip sepatah luka
Jangan beri airmata disenyumnya.....
No comments:
Post a Comment